Monthly Archives: February 2012

Kebudayaan dan Komunitas Virtual

virtual

Kebudayaan memiliki hubungan yang signifikan dengan komunitas. Menurut Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski, segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat (komunitas) ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri yang turun-temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. Akan halnya kebudayaan yang ada di internet, ruang individu yang dikonstruk oleh setiap user dalam interaksi di internet, misalnya dalam newsgroup, memiliki aturan, ciri khas, bahkan hirarki yang tidak jauh berbeda dengan dunia nyata. Meski konstruksi relasi sosial yang dibangun diwakili oleh teks maupun avatar, namun setiap individu memiliki kesadaran kolektifitas dalam lingkungan sosial tersebut sekaligus hak untuk menyatakan pendapat, pikiran, maupun opini mereka terhadap individu lain.

Share

Komunitas Virtual dan Lahirnya Cyberculture

dpin947l

Berkaitan dengan kehidupan sosial, ada banyak definisi yang menjelaskan tentang arti komunitas. Tetapi setidaknya definisi komunitas dapat didekati melalui; pertama, terbentuk dari sekelompok orang; kedua, saling berinteraksi secara sosial di antara anggota kelompok itu; ketiga, berdasarkan adanya kesamaan kebutuhan atau tujuan dalam diri mereka atau di antara anggota kelompok yang lain; keempat, adanya wilayah-wilayah individu yang terbuka untuk anggota kelompok yang lain, misalnya waktu (Hillery, 1955).

Share

Realitas Hasil Konstruksi Media

Media massa memiliki kebijakan tersendiri dalam menilai penting tidaknya suatu realitas sosial sebagai bahan pemberitaan yang akan disampaikan kepada publik. Sebab, setiap intitusi media massa memiliki pandangan yang berbeda terhadap suatu realitas sosial. Boleh jadi apa yang dianggap memiliki nilai berita yang tinggi oleh satu intitusi media massa akan dipandang berbeda oleh institusi media massa yang lain. Dan jika realitas sosial itu sama-sama diberitakan oleh semua media massa, maka tetap saja akan ada perbedaan. Perbedaan tersebut terlihat dari bagaimana media massa mengkonstruksi realitas sosial tersebut ke dalam bentuk berita.

Share

Buku: Cyber Media, Pengantar Mempelajari Media Baru

cybermedia

Buku ini merupakan buku ajar dalam mempelajari budaya siber dan fenomena yang terjadi di ruang virtual tersebut. Dalam mata kuliah Cyber Media, atau di beberapa universitas yang saya ampu disebut sebagai Media Online, pembahasan tentang ini memfokuskan diri pada Internet dan Cyberculture bahasan tentang 1) Internet Sebagai Kultur dan Artefak Kultural, 2) Tipologi (Internet) David Bell, 3) Konsep Cyberspace, 4) Teknologi Determinisme dan Perkembangan Menuju Media Baru, 5) Kehadiran  Teknologi  Komunikasi (Media)  Baru, 6)Antara Broadcast Media dan Network Media, 7) Komunikasi Termediasi Komputer, Antara Integrasi dan Interaksi, atau 8) Karakteristik Media Baru dalam Perspektif Budaya dan Media. Buku ini juga membahas fenomena yang terjadi dengan kehadiran social media serta gerakan citizen journalism.

Judul: Cyber Media
Penulis : Rulli Nasrullah, Dr(can.), M.Si
Terbit: Januari 2012
Penerbit: LPSI Publishing
Hal: xiv + 160
Harga: Rp 58.000

Share