Kebudayaan dan Komunitas Virtual

virtual

Kebudayaan memiliki hubungan yang signifikan dengan komunitas. Menurut Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski, segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat (komunitas) ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri yang turun-temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. Akan halnya kebudayaan yang ada di internet, ruang individu yang dikonstruk oleh setiap user dalam interaksi di internet, misalnya dalam newsgroup, memiliki aturan, ciri khas, bahkan hirarki yang tidak jauh berbeda dengan dunia nyata. Meski konstruksi relasi sosial yang dibangun diwakili oleh teks maupun avatar, namun setiap individu memiliki kesadaran kolektifitas dalam lingkungan sosial tersebut sekaligus hak untuk menyatakan pendapat, pikiran, maupun opini mereka terhadap individu lain.

Jika ditilik lebih dalam, maka komunitas virtual yang terbangun pada dasarnya terbentuk dengan sendirinya. Tidak ada kekuatan ekonomi-politik dalam pengertian mikro yang memberikan dorongan kepada individu untuk menjadi bagian dari komunitas virtual tersebut. Sebuah newsgroup atau forum diskusi di internet bisa menjelma menjadi sebuah komunitas manakala anggota forum tersebut melakukan interaksi secara intens, simultan, dan dalam waktu yang lama; begitu juga sebaliknya, setiap individu bebas untuk meninggalkan forum tanpa ada sangsi sosial yang akan ditanggung olehnya. Juga, tidak ada aturan formal semacam undang-undang yang mengikat individu dalam forum tersebut.

Seandainya ada salah satu anggota forum yang konten diskusinya dianggap melanggar moral keumuman, yang terjadi adalah anggota lain forum yang akan memberikan pendapat mereka terhadap konten tersebut. Konsekuensinya adalah bila mayoritas anggota forum bersuara yang sama terhadap sebuah konten, pada saat itulah semua anggota forum menyadari bahwa konten tersebut out off topic (OOT)  atau tidak sesuai dengan forum; efek bola salju selanjutnya moderator forum bisa mengingatkan individu yang dimaksud, memfilter konten yang akan dipublikasikan terlebih dahulu, mem-banned-nya, atau mengeluarkan individu dari forum tersebut. Forum juga memiliki aspek-aspek sosial seperti aturan yang dibentuk secara bersama-sama oleh semua anggota forum dan tentu saja aturan tersebut sesuai dengan atau paling tidak mewakili keinginan anggota forum. Tidak ada perbedaan antara anggota baru dengan yang lama. Bila sebuah aturan dianggap tidak sesuai oleh anggota baru dan pada kenyataannya didukung  oleh mayoritas anggota forum yang lain, aturan itupun pada akhirnya akan berubah.

Day after day, we all realise the social aspects of offline society that are outside the individual will, but part of the difference of cyberspace is that it can be experienced as the realm of freely chosen individual connections. The experience of entering and living online as an individual in front of a terminal combined with the ability, at a few typed commands or the press of a button, to withdraw from any cybersociety is compelling. It can take time or events for the social to be perceived clearly in cyberspace, for the idea that individuals are perhaps not the foundation of all there is in cyberspace to take firm root. (Tim Jordan, 1999:102)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>