Tag Archives: C.H.Cooley
Tiga Subyek Stuart Hall
Stuart Hall dalam The Question of Cultural Identity (1996:596-636) menegaskan bahwa perkembangan era modern kini teleh membawa perkembangan baru dan mentranformasikan bentuk-bentuk individualism; sebagai ‘tempat’ di mana konsepsi baru mengenai subyek individu dan bagaimana identitas itu bekerja. Ada transformasi yang terjadi dalam individu modern dimana mereka mencoba untuk melepaskan diri dari tradisi maupun struktur (sosial) yang selama ini dianggap membelenggu. Bukan berarti bahwa masyarakat yang hidup pada masa pra-modern tidak individualis, melainkan term ini memiliki ‘kehidupan’, ‘pengalaman’, dan ‘konsep’ yang berbeda sesuai dengan masanya. Salah satu ciri modernitas yang diduga kuat merubah tatanan sosial yang ada menurut Hall adalah penemuan dan perkembangan mesin. Dari pembahasan ini, Stuart Hall ingin menempatkan identitas menurut beberapa teori sebagai the Enlightenment ‘subject’, identitas yang stabil dan final, sebagai de-centred sampai kepada identitas yang terbuka, kontradiksi, tidak selesai, identitas terfragmentasi dari subjek postmodernisme. Bagi Hall dalam Identity: Community, Culture, Difference (1990), “..There are two kinds of identity, identity as being (which offers a sense of unity and commonality) and identity as becoming (or a process of identification, which shows the discontinuity in our identity formation)”.








