Tag Archives: Christine Hine
Aspek-aspek Etnografi Virtual
Christine Hine (2000:43-57), bahwa salah satu persoalan yang muncul dalam penelitian etnografi di internet adalah interaksi peneliti dengan subjek. Dalam etnografi keberadaan peneliti, subjek penelitian, dan lokasi penelitian itu hadir dalam bentuknyan yang nyata. Ada tempat yang bisa dikunjungi secara nyata sesuai dengan laporan hasil penelitian. Juga, berdasarkan hasil penelitian tersebut kita juga bisa bertemu dengan orang-orang yang menjadi subjek atau informan yang memberikan pernyataan atau yang diamati. Sebab, melakukan penelitian etnografi di lapangan maka etnografer berada dalam posisi simetris dengan subjek yang diteliti. Pengertian simetris di sini adalah antara peneliti dan subjek berada dalam pola komunikasi yang sama, memiliki pemahaman yang sama, keduanya saling bertatap muka dan mengenal-memperkenalkan diri, dan data yang dihasilkan juga berdasarkan konteks yang dipahami antara keduanya. Sementara dalam cyberspace posisi peneliti dan subjek berada dalam posisi asimetris. Peneliti dan subjek ketika berada dalam interaksi menggunakan komputer (CMC atau Computer Mediated Communication) berada dalam lokasi virtual. Pengguna internet pun pada dasarnya bukanlah mereka yang pernah bertemu secara face-to-face dengan pengguna internet yang lain; dan maksud untuk menggunakan internet sebagai sarana untuk bertemu langsung secara fisik dengan orang lain pun hanya dalam angka statistik yang kecil, ada alasan lain penggunaan internet misalnya untuk mencari bahan, untuk bekerja, tugas sekolah, membaca berita, berdiskusi, main game, dan sebagainya dibandingkan hanya sekadar mencari kenalan. Selain itu, sifat internet sebagai media baru yang interactivity atau menghubungkan banyak pengguna internet (Gane dan Beer, 87:101) yang berasal dari lokasi yang berbeda bahkan negara dan belahan dunia yang berbeda.








